Alvaro Kadja
21 Nov 2025
Desa Mata Air memiliki sejumlah potensi industri kecil dan menengah yang dapat dikembangkan untuk menunjang perekonomian masyarakat. Potensi ini berasal dari sumber daya alam lokal, keterampilan masyarakat, serta peluang pasar yang terus berkembang.
Beberapa warga telah mengembangkan usaha rumahan untuk memenuhi kebutuhan lokal, seperti:
Industri makanan dan kuliner lokal: seperti kue tradisional, keripik, abon, serta produk olahan hasil pertanian.
Industri kerajinan tangan: anyaman, kerajinan seni budaya, dan produk kreatif lain yang memanfaatkan bahan alam.
Dengan potensi pertanian dan peternakan yang cukup besar, desa memiliki peluang untuk mengembangkan:
Industri pengolahan hasil pertanian (jagung, kelor, singkong, pisang).
Industri pengolahan hasil peternakan, seperti pengolahan daging dan produk turunan ternak skala kecil.
Karena Desa Mata Air memiliki sumber mata air alami, terdapat potensi besar untuk pengembangan:
Industri air minum dalam kemasan (AMDK) skala desa atau kemitraan.
Usaha jasa distribusi air bersih bagi lingkungan sekitar.
Dengan adanya potensi tambang batu/kerikil di wilayah desa, peluang industri meliputi:
Pengolahan batu, pasir, dan material bangunan untuk kebutuhan konstruksi lokal.
Penyewaan alat angkut material sebagai bagian dari kegiatan industri jasa.
Generasi muda desa memiliki minat pada bidang industri kreatif seperti:
Editing desain, fotografi, dan media sosial.
Produk digital dan jasa kreatif untuk acara-acara desa.
Potensi industri tersebut dapat dikembangkan melalui pelatihan, penyediaan modal usaha, dan kemitraan dengan pihak luar untuk meningkatkan nilai ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.