Alvaro Kadja
21 Nov 2025
Peribadatan di Desa Mata Air merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Warga Desa Mata Air umumnya menganut kehidupan beragama yang harmonis dan penuh toleransi. Kegiatan keagamaan menjadi pusat pembinaan moral, spiritual, dan kebersamaan warga desa.
Di Desa Mata Air terdapat beberapa gereja yang aktif melayani jemaat, antara lain:
Gereja GMIT sebagai tempat ibadah utama mayoritas warga.
Kapela atau pos pelayanan jemaat yang melayani warga di wilayah dusun atau titik pemukiman tertentu.
Setiap gereja rutin mengadakan ibadah umum, ibadah kaum perempuan, pemuda, sekolah minggu, dan kegiatan bina iman lainnya.
Beberapa kegiatan peribadatan yang dilakukan secara teratur, meliputi:
Ibadah Minggu
Ibadah Rumah Tangga bergiliran di rumah warga
Latihan paduan suara
Ibadah kategorial (Pemuda, Kaum Ibu, Kaum Bapak)
Sekolah Minggu untuk anak-anak
Perayaan hari-hari besar keagamaan, seperti Paskah, Natal, dan HUT Jemaat
Kegiatan-kegiatan ini menjadi sarana memperkuat iman dan kebersamaan umat.
Selain ibadah, gereja juga aktif dalam:
Pembinaan rohani remaja dan pemuda
Kunjungan doa kepada warga yang sakit atau membutuhkan dukungan
Kegiatan sosial gereja, seperti gotong royong, bakti sosial, dan pelayanan kasih
Pelatihan pelayanan untuk pelayan liturgi, pemusik, dan pengurus jemaat
Gereja memiliki peran penting dalam menjaga nilai moral dan etika warga. Selain sebagai tempat ibadah, gereja menjadi pusat musyawarah, pengambilan keputusan sosial, hingga penguatan hubungan antarwarga.
Peribadatan di Desa Mata Air tidak hanya berfokus pada ritual keagamaan, tetapi juga menjadi pilar yang mempererat persaudaraan, solidaritas, dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.