Salmun Aprianus Tefnai
21 Apr 2026
51x dilihat
Dalam rangka memperingati semangat emansipasi Hari Kartini, organisasi PEKA-PM berkolaborasi dengan Program INKLUSI dan Sekolah Perempuan Nusantara menggelar aksi kerja bakti bersama pada hari ini. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Sulamanda dan area sekitarnya ini melibatkan tak kurang dari 150 anggota binaan Sekolah Perempuan Nusantara.
Kegiatan pelestarian lingkungan ini dimulai tepat pukul 13.20 waktu setempat. Meskipun cuaca siang tadi sangat terik, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat juang para "Kartini masa kini" dari Kecamatan Kupang Tengah dan Kupang Timur ini. Dengan sigap, tangan-tangan tangguh mereka memungut sampah, memotong rumput yang menjalar liar, dan mengumpulkannya ke dalam kantong-kantong sampah yang telah dipersiapkan oleh panitia.
Aksi nyata ini dipimpin langsung oleh Ibu Yerni H. Bolu, S.H., selaku Wakil Direktur PEKA PM sekaligus Koordinator Program. Dalam sambutannya, Ibu Yerni menegaskan bahwa kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, melainkan sebuah aksi nyata dan manifestasi dari semangat juang R.A. Kartini.
"Kartini adalah pejuang yang memperjuangkan emansipasi wanita, kebebasan dari adat kuno yang mengekang, hak pendidikan yang setara, dan kesetaraan gender. Inti dari perjuangan beliau adalah menuntut kebebasan dari segala ikatan yang membelenggu kaum marginal, terutama perempuan," ungkap Ibu Yerni.
Lebih lanjut, Ibu Yerni menjelaskan bahwa para peserta kerja bakti ini merupakan perempuan tangguh yang tergabung dari berbagai wilayah, meliputi Desa Mata Air, Noelbaki, Penfui Timur, Tanah Merah, Oebelo, Tuapukan, serta Kelurahan Tarus. Ia juga menyoroti bahwa salah satu agenda utama Sekolah Perempuan Nusantara adalah menghapus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
"Kegiatan hari ini adalah bentuk perlindungan terhadap alam, sebagaimana seorang ibu yang selalu melindungi anak-anaknya. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas perempuan di Kabupaten Kupang, khususnya di Kupang Tengah dan Kupang Timur," tambahnya.
Turut hadir memberikan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Desa Mata Air, Bapak Elia Luluporo. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada PEKA PM dan Sekolah Perempuan Nusantara atas inisiatif luar biasa ini.
"Kerja bakti ini merupakan contoh nyata bagi kita semua untuk selalu peduli akan kebersihan, baik di lingkungan pribadi maupun publik. Pantai Sulamanda ini memang bertempat di desa kami, Desa Mata Air, namun sesungguhnya ini adalah aset kebanggaan Kabupaten Kupang yang harus kita jaga dan rawat bersama dengan baik," tutur Bapak Elia.
Aksi gotong royong membersihkan pantai ini berlangsung lancar hingga pukul 15.30. Setelah lelah bekerja berpanas-panasan, kegiatan ditutup dengan suasana hangat melalui bincang-bincang santai, menikmati kudapan bersama, dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan dari peringatan Hari Kartini yang penuh makna tahun ini.
Editor : Operator Desa Mata Air