Salmun Aprianus Tefnai
09 Sep 2025
84x dilihat
Mata AIr – Upaya nyata dalam menjaga kelestarian biota laut terus digalakkan di Nusa Tenggara Timur. Pada Selasa, 9 September 2025, PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Eltari bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang sukses melepasliarkan sebanyak 600 ekor tukik (anak penyu) di pesisir Pantai Kelapa Tinggi, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Festival Penyu Teluk Kupang ini turut melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelajar, masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga kelompok konservasi penyu Desa Mata Air.
Manager AFT Eltari, Ahmad Hidayah, menjelaskan bahwa pelepasan tukik ini adalah langkah konkret Pertamina dalam mendukung konservasi satwa laut yang populasinya semakin menurun.

Aksi pelepasan ratusan tukik ini disambut antusias, terutama oleh para pelajar yang turut berpartisipasi. Mereka secara langsung merasakan momen melepaskan anak-anak penyu tersebut menuju lautan bebas, yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melindungi ekosistem laut sejak usia dini.
Selain melibatkan pemerintah daerah dan pelajar, acara ini juga menggandeng Bank Sampah di Kota Kupang. Keterlibatan ini menyoroti tujuan lain dari kegiatan ini, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan pesisir dan laut dari ancaman pencemaran sampah.
Diharapkan, program konservasi penyu yang telah berjalan ini dapat berkelanjutan, menjadikan pelepasliaran tukik bukan hanya agenda seremonial sesaat, melainkan gerakan bersama lintas pihak untuk memastikan kelangsungan hidup penyu di perairan NTT.