Salmun Aprianus Tefnai
09 Apr 2026
12x dilihat
Hari ini, Kamis 09 April 2026, Pemerintah Desa Mata Air mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam kegiatan Penajaman Perencanaan Program Lautra (Laut Untuk Kesejahteraan Rakyat) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Acara ini berlangsung sukses di Aula Kantor Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah pusat, daerah, serta tokoh masyarakat desa.
Program yang mendapat dukungan dari Bank Dunia ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan kawasan konservasi laut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen awal, KKP RI melalui Program Lautra ini sebelumnya telah menyalurkan bantuan nyata bagi masyarakat Desa Mata Air. Pada bulan Desember 2025 lalu, desa kita telah menerima bantuan berupa 5 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dan 4 unit Toilet Portable yang kini telah ditempatkan untuk mendukung fasilitas publik di kawasan pesisir.
Dalam pemaparannya, Perwakilan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP RI, A. Koswara, mengungkapkan bahwa Kabupaten Kupang merupakan daerah dengan kawasan konservasi laut terbanyak di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari total 197 desa sasaran di NTT, 40 desa berada di Kabupaten Kupang, dan Desa Mata Air patut berbangga karena menjadi salah satu desa yang diutamakan dalam pelaksanaan program ini.
"Tujuan Program Lautra ini dilaksanakan agar menjaga kawasan konservasi laut tetap terpelihara dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat secara berkelanjutan," ujar A. Koswara di hadapan warga dan perangkat desa.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian laut di tengah tingginya aktivitas ekonomi pesisir. Oleh karena itu, Program Lautra di desa kita akan berfokus pada tiga komponen utama:
Bupati Kupang Yosef Lede, turut hadir dan menyambut antusias program ini. Menurutnya, masuknya perhatian dari kementerian pusat membuktikan besarnya potensi bahari yang kita miliki di Kabupaten Kupang.
"Kita ini tidak malas, masyarakat kita bekerja keras setiap hari. Namun kita seringkali terhambat karena kurangnya dukungan fasilitas dan anggaran. Kehadiran program dari Pemerintah Pusat ini harus kita sambut karena akan sangat membantu kita memaksimalkan potensi untuk peningkatan kesejahteraan," tegas Yosef Lede.
Lebih lanjut, Yosef Lede juga menyampaikan komitmennya untuk terus melobi pemerintah pusat. Salah satu rencana besarnya adalah mengusahakan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) terbesar di Pulau Timor yang diwacanakan berlokasi di Noelbaki. Hal ini tentu akan berdampak positif bagi nelayan-nelayan di Desa Mata Air dalam memasarkan hasil tangkapannya.
Kegiatan ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke Pantai Sulamanda sebagai salah satu target prioritas Program Lautra. Dalam kunjungan tersebut, Dirjen Pengelolaan Kelautan dan Bupati Kupang turut didampingi oleh:
Kunjungan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun desa kita. Pemerintah Desa Mata Air mengajak seluruh warga untuk menjaga fasilitas yang telah diberikan dan mendukung penuh keberlanjutan Program Lautra demi masa depan laut kita.