Salmun Aprianus Tefnai
16 Jan 2026
49x dilihat
Mata Air – Semangat gotong royoWajah Desa Adalah Wajah Kabupaten: Pemdes Mata Air dan Warga Gelar Jumat Bersih Massalng kembali menyelimuti Desa Mata Air pada Jumat pagi, 16 Januari 2026. Sejak pukul 07.00 WITA, jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Mata Air, aparat RT/RW, beserta ratusan warga turun ke jalan untuk melaksanakan aksi "Jumat Bersih" massal.
Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada sepanjang Jalan Timor Raya, yang merupakan urat nadi transportasi sekaligus jalan protokol. Pembersihan dilakukan secara menyisir mulai dari Jembatan Manikin (batas Desa Mata Air dan Kelurahan Tarus) hingga mencapai batas Desa Mata Air dan Desa Noelbaki.
Tidak berhenti di jalan protokol, setelah area utama bersih, aksi gotong royong dilanjutkan ke lingkungan masing-masing wilayah RT. Warga bersama aparat setempat bahu-membahu membersihkan selokan dan memangkas rumput di area pemukiman warga.
Dalam arahannya di sela-sela kegiatan, Kepala Desa Mata Air, Bapak Elia Luluporo, menekankan pentingnya kesadaran kolektif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama mengingat saat ini telah memasuki puncak musim penghujan yang rawan akan penyebaran penyakit dan banjir.
Kades Elia juga mengeluarkan instruksi tegas bagi para pelaku ekonomi yang beroperasi di wilayahnya.
"Saya menginstruksikan kepada seluruh pemilik toko, kios, maupun Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di wilayah Desa Mata Air untuk wajib menjaga kebersihan di area usahanya masing-masing. Mereka wajib menyiapkan tong sampah agar sampah tidak berceceran di mana-mana," tegasnya.
Ditemui oleh Tim Media Desa seusai kegiatan, Bapak Elia Luluporo menjelaskan bahwa aksi ini bukanlah kegiatan seremonial belaka atau sekadar menjalankan perintah atasan.
"Kegiatan ini bukanlah dilakukan karena adanya instruksi dari Bapak Bupati Kupang maupun Ibu Camat Kupang Tengah. Ini adalah agenda tetap Pemerintah Desa Mata Air yang kami galakkan setiap hari Jumat setelah senam pagi perangkat desa," ujar Elia.
Beliau menambahkan bahwa posisi Desa Mata Air sangat krusial bagi citra daerah secara keseluruhan.
"Desa Mata Air adalah pintu masuk Kabupaten Kupang dan menjadi barometer bagi kabupaten ini. Sebagai 'wajah' terdepan, wajib bagi kami untuk memastikan lingkungan ini selalu bersih, tertib, dan asri," pungkasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari warga di berbagai titik. Kolaborasi antara aparat RT/RW dan warga ini diharapkan terus konsisten guna mewujudkan Desa Mata Air yang lebih sehat dan nyaman.